Merah Itu Cinta—SNMPTN

15.25. deg... Merah... Walaupun dari awal udah menduga ini, tapi tetep lumayan kaget. 10 menit aku memejamkan mata, mencari kekuatan sambil mengatur napas. Hanya merasakan dan menghitung tiap tarikan dan hembusan napasku tanpa memikirkan apapun, akhirnya di menit ke-11 aku menyadari bahwa aku ternyata masih hidup. Ini bukan akhir segalanya. Masih ada banyak jalan menuju Roma.

Berkali-kali aku melawan pikiran negatif ku yang mulai menyalahkan diri—menyalahkan pilihan dan menyalahkan banyak hal. Bukan, ini bukan kesalahan. Ini ketetapan dari Allah SWT. Aku sudah menjalankan 5 semester dengan cukup baik hingga akhirnya masuk eligible. Aku tidak pernah menyesali 5 semester ini. Gagal snmptn bukan berarti ilmu yang sudah di dapat selama 5 semester ini sia-sia.

Buat temen-temen yang lolos, selamat ya !!! Ikut happyy !!!
Yang nggak lolos, ayok jangan patah semangat !!!

Barangkali memang yg kita kira baik, justru menurut Allah nggak baik untuk kita. Dan Jika Allah sudah membawa kita ke suatu perjalanan, maka Dia akan membantu kita melewatinya.

Kalo di tanya sedih? Pasti. Bohong kalo bilang nggak sedih. Kalo di tanya kecewa? Jelas. Kalo di tanya iri sama yang lolos? Ya sedikit iri. Gimana gk iri, aku masih harus menghabiskan bulan puasa ini nanti buat belajar utbk sedangkan mereka sudah bisa santai. Semua perasaan ini valid kok.
Tapi... 
Ya mau gimana? Putus asa di percobaan pertama? Nggak bisa !!! Hidup ini adalah tantangan yang harus di taklukkan. Rasa kecewa dan sedih tidak boleh lebih besar dari rasa semangat. Everything will be okay. Ayo kita coba lagi !!! Bangkit lagi !!! Dan berlari lagi !!! Ada pelangi indah di depan sana yang menanti. Ada Roma yang menunggu kedatangan kita. Ada sesuatu yg perlu di gapai. Ada orang tua yang harus tersenyum dan ada masa depan di sana. Jangan terlena dengan kesedihan sesaat. Come on guys !!!

Tertanda aku yg di tolak snmptn
Pilihan 1 : kimia Undip
Pilihan 2 : kimia Unesa
❤️

Aku nggak terlalu mahir kimia, mungkin begini cara Allah menyelamatkan ku dari "sesuatu". Dan memberikan kesempatan lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menutup Lembaran Indah Tahun 2021

Banyak Jalan Menuju Roma

My Lovely, Sabila