Tentang Sampah (Masyarakat)
Bravo adalah supermarket yang dimiliki oleh kota cepu. Aku punya dua sahabat yang memiliki selera sama tentang pemilihan tempat yang nyaman untuk curhat, yaitu di tempat yang sepi ditengah keramaian. Aneh memang. Dua sahabatku ini kalau di ajak ketempat 'hits' anak muda pada umumnya seperti kedai dan sejenisnya malah susah, alasannya "takut nggak bisa mesen". Alasan yang klasik sekali. Padahal aku tahu kita bertiga ini tidak menyukai tempat keramaian apalagi yang 'tertutup'. Akhirnya di bravo inilah tempat favorit kita—tepatnya di koridor depan toko buku Pustaka 2000. Yang di sebelah kanannya ada es krim favorit kita. Disuatu hari, aku pergi dengan salah satu sahabatku kesana. Setelah capek mengecek buku-buku terbaru di dalam toko buku tersebut, kita berdua duduk santai di koridor itu sambil menikmati es krim vanila chip dan bercerita kesana-kesini membahas kegiatan kita akhir-akhir ini. Di sebelah kita ada ibu-ibu yang sedang asyik menikmati sempolan dan yang...